SAMBUNGAN MENYUUSUT DAN TEKAN

Menyusut Panas dan Dingin.

Sambungan menyusut adalah cara mengikat dimana kitamenggunakan sifat dimana ukuran sebuah benda berubah,bila suhunya berubah. Bila sebuah gelang harus diikatkanpada sebuah poros, maka garis tengah gelang itu harus dibuatsedikit lebih kecil dari pada lubang garis tengah poros ( lihatgambar ).Cara pengikatan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Gelang kita panaskan, sehingga garis tengah gelang lebihbesar sedikit dari pada garis tengah poros.
  • Kemudian gelang dipasangkan pada tempat yangseharusnya.
  • Gelang kita dinginkan, maka ia akan menyusut dan olehkarena itu akan terjadi ikatan yang kuat disekitar poros.Cara pengikatan ini banyak dilakukan pada pengikatan kasutroda, krah, roda gigi dsb. Oleh karena salah satu dari alatbagian itu dipanaskan, maka cara ini juga disebut dengan penyusutan panas.
 
Cara yang serupa dengan ini adalah menyusut dingin. Dimana poros terlebih dahulu didinginkan sampai ia dapatdigeser masuk ke geleng ( lihat gambar 2 ). Bila poros kembali ke suhu normal, maka akan terjadi ikatan. Pada penyusutandingin, pendinginan itu sering kali dilakukan dalam penangas aseton , dimana dimasukkan asam-arang padat.
Aseton adalah zat-cair yang juga tinggal cair pada suhuyang rendah (sampai ± – 94 o C). Oleh karena asam-asam itumempunyai suhu – 78 o C, benda kerja dapat didinginkandalam waktu yang tidak terlalu lama sampai kira-kira – 65 o C. Kerugian penyusutan dingin ini ialah, bahwa beda suhu yangdicapai sangat kecil, sekingga kita tidak selalu mendapatsambungan yang kuat. Kerugian yang kedua dari penyusutandingin ini ialah, bahwa pada alat bagian yang dinginituberbentuk es, sebab uap dari sekelilingnya mengembun danmembeku pada bidang yang dingin itu.Kualitet sambungan penyusutan pertama kali tergantungdalam menentukan

ukuran penyusutan  yang seharusnya. Yang dimaksud dengan ukuran penyusutan adalah selisihukuran lubang dengan benda kerja yang akan dimasukkankedalam lubang itu. Bila garis tengah poros kita misalkan D, dan garis tengahlubang = d diukur pada suhu yang normal. Maka ukuranpenyusutan adalah = D – d.
Ukuran penyusutan yang terlampau kecil, tidak akanmemberikan sambungan yang kuat, sedangkan ukuran penyusutan yang terlampau besar, mengakibatkan teganganbahan terlalu tinggi hingga mengakibatkan salah satu bagian menjadi patah. Biasanya untuk menentukan ukuran penyusutan, kitagunakan daftar-daftar, dimana terdapat keterangan-keterangan berdasarkan pengalaman.
Bila garis tengah d berukuran lebih dari 200 mm, ukuranpenyusutan adalah :
Untuk Besi tuang ……………………………………………………….0,0007 d
Untuk Baja lunak dan Baja tuang ………………………………….0,0010 d
Untuk Baja keras dan Baja tuang ………………………………….0,0009 d
Cara Menghitung Sambungan Penyusutan.

Kita misalkan, bahwa suatu gelang baja harus disusutkandisekitar roda besi tuang. Konstruksi seluruhnya sepertiditunjukkan pada gambar dibawah ini.Cara mengitungnya adalah sebagai berikut :Setelah gelang itu dipanaskan selanjutnya dipasangkandisekitar roda dan ia akan menyusut. Setelah dingin maka gelang itu mengalami penyusutan dan garis tengahnya lebihbesar dari garis tengah semula. Ini berarti pada bahan itumengalami tegangan tarik.
Dalam keadaan ini tegangan tarik tidak boleh lebih besar dari6000 : 3 = 2000 kg/cm2 . Jadi gelang dalam keadaan tegang
Regangan gelang yang disusutkan itu kita dapat denganrumus :
Bila kita umpamakan garis tengah sebelah dalam ituadalah 500 mm dalam keadaan regang dan garis tengah asalX mm, maka :
Disini kita umpamakan garis tengah sebelah luar keping itusebelum dan sesudah penyusutan adalah sama, walaupunsebenarnya ada perbedaan sedikit.Sekarang bila kita hendak memasukkan ban itu sedemikianrupa, sehingga ia dapat dipasang pada keping itu dengan 0,3mm ruang main, maka dalam keadaan dipanaskan, ia harusmempunyai garis tengah sebelah dalam 500,3 mm.
Oleh pemanasan garis tengah sebelah dalam ban itumenjadi harus memuai dengan :500,3 – 499,52 = 0,78 mm.Oleh karena koefisien-muai untuk baja-60 rata-rata adalah0,000012. Untuk kenaikan suhu t kita dapat :
Bila roda itu kita stel pada suhu 25oC, maka gelang itu harusdipanaskan samapai:±155oC.
Kekuatan Sambungan Penyusutan.

Oleh karena ban itu dipasang disekitar roda, maka antara bandan roda, terjadi tekanan bidang. Besarnya tekanan bidangtergantung pada jumlah gaya tegang pada penampang ban.Luas penampang A – B ban sama dengan : 2 x 5 x 2,5 = 25cm2
 
Oleh karena pada gelang yang berdinding tipis dapat kitaumpamakan bahwa tegangan itu adalah sama seluruhpenampang, jadi pada 2000 kg/cm2, jumlah gaya pada tiappenampang A – B :25 x 2000 = 50 000 kg
Tahanan Gesekan:

Untuk dapat menggeser ban itu dan roda, kita harusmengatasi tekanan gesekan antara ban dan roda. Tahanangesekan itu dapat kita peroleh dengan rumus :
w= N.f

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s