POROS

Poros (Shafting) merupakan suatu komponen elemen mesin yang berfungsi untuk mendukung atau penempatan elemen mesin lain, misalnya :

  • Penempatan roda gigi
  • Fly wheel
  • Kopling
  • Dan lainnya

pada sebuah poros transmisi biasanya ada kemungkinanmengalami moment lengkung (M), dan bila poros tersebut berputar akan mengalami torsi (T), dan juga kemungkinan akan menderita gaya aksial yang sejajar dengan sumbu poros.

poros dibedakan atas :

  1. Shaft (poros transmisi)
  2. Axle
  3. Spindle
  4. Poros line Shaft

Poros berdasarkan bentuk nya :

1. Cam-shaft.

mekanik dan orang pada umumnya menyebutnya dengan istilah nikken as, tetapi ada juga yang menyebutnya “poros bubungan”.

komponen camshaft hanya terdapat pada transmisi mesin 4 langkah. Fungsinya untuk mengatur waktu membuka dan menutupnya katup-katup. Sepanjang jalur poros terdapat bubungan (lobe) yang jumlah nya sesuai dengan banyaknya katup. pada beberapa camshaft ada juga yang dilengkapi dengan poros eksentrik yang berfungsi mengoperasikan pompa bensin (membran) dan gigi-gigi untuk distributor (pengapian).

ketika camshaft bergerak secara rotasi, lobe secara otomatis akan menekan batang pendorong (posh rod )yang selanjutnya akan menggerakkan lengan pelatuk (rocker arm).  gerakan lengan pelatuk inilah yang secara periodik menyebabkan katup terbuka dan tertutup. sewaktu pembukaan katup, baik katum masuk ataupun katup buang, ditentukan oleh posisi lobe disepanjang jalur camshaft.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s